EKONOMI

Stok Beras di Jabar Cukup Hingga 11 Bulan Mendatang

SPOL.Bandung,- Kepala Perum Bulog Divre Jabar, Benhur Ngkaimi mengungkapkan jika pengadaan beras di Jawa Barat di tahun 2019 sudah melebihi target yang di tetapkan oleh pemerintah.

“Alhamdulillah, pengadaan kami selama 2019, lebih banyak 13,3 persen daripada target, yaitu sebanyak 225.361 ton,” Ujar Benhur di Bandung. Jumat (17/1/2020).

Oleh karena itu, tegasnya, ketersediaan beras di Jawa Barat yang melebihi target tersebut berimbas kepada ketahanan pasokan beras. “Ketahanan beras di Jabar cukup hingga 11 bulan ke depan atau November 2020” terangnya.

Benhur menambahkan, Selain beras, tahun lalu juga dalam catatan terkait ketersediaan pangan pokok seperti gula pasir, minyak goreng, daging kerbau dan tepung terigu dan tepung terigu ketersediaannya tergolong aman.

“Untuk gula pasir, ketersediaannya 263 ton. Lalu, ketersediaan minyak goreng sebanyak  174.615 liter. Kemudian daging kerbau sejumlah  6.4 ton. Sedangkan tepung terigu sebesar  18.2 ton,” paparnya.

Tentang program Bantuan Sosial (Bansos) Beras Rakyat Sejahtera (Rastra), yang berakhir Mei 2019, tutur Benhur, pihaknya menyalurkan 9.105 ton. Penyalurannya, ucap dia, di wilayah Cianjur-Sukabumi.

Berkenaan dengan komoditas komersil, Benhur mengutarakan, selama 2019, pihaknya mnenjual beras premium melalui Program BPNT sebesar 34.216 ton. “Sementara pencapaian program Ketersediaan Pasokan Stabilisasi Harga (KPSH) atau Operasi Pasar 2019 sebesar 80.982 ton,” tutup Benhur. (Denny)

Related Articles

Close
Close