CLOSE ADS
CLOSE ADS
SWARAPUBLIK
  • HOME
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • HIBURAN
  • RAGAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • HIBURAN
  • RAGAM
SWARAPUBLIK
No Result
View All Result
Home RAGAM

Mengenal Kemeja Flanel, Fesyen Andalan Para Mahasiswa

by Admin
Kamis, 29 Februari 2024 - 14:27
Mengenal Kemeja Flanel, Fesyen Andalan Para Mahasiswa

SWARAPUBLIK – Peraturan mengenakan pakaian berkerah di area kampus membuat para mahasiswa memilih kemeja flanel. Kemeja ini bisa ditemukan di hampir setiap sudut kampus. Saking banyaknya mahasiswa yang mengenakan kemeja flanel, membuat kemeja ini memiliki banyak “kembaran”.

Alasan Kemeja Flanel jadi Fesyen Andalan

Pertama, mudah dipadupadankan. Kemeja flanel biasanya bermotif kotak-kotak dengan kombinasi 2-4 warna. Motif seperti ini mudah dipadupadankan dengan berbagai bawahan. Membuat mahasiswa yang ogah ribet menjadikan kemeja ini sebagai pilihan paling praktis.

Kedua, menggunakan bahan yang sejuk dan menyerap keringat. Mahasiswa yang memiliki banyak kegiatan ditambah cuaca yang kian hari kian memanas, membuat kemeja ini jadi pilihan utama untuk dikenakan di kampus.

Ketiga, mudah didapatkan. Kemeja flanel dapat dengan mudah ditemui di toko pakaian offline maupun online. Ketersediaan yang banyak membuat mahasiswa memilih hal-hal yang mudah didapatkan.

Keempat, harga yang sesuai dengan kantong mahasiswa. Sebagai mahasiswa, terlebih mahasiswa rantau, harus pandai-pandai mengatur keuangan. Harga kemeja flanel sangat bersahabat dengan mahasiswa. Mulai dari Rp 30.000 kita sudah bisa mendapatkan satu kemeja flanel dari situs belanja online.

Sejarah Kemeja Flanel Hingga Menjadi Tren

Melansir laman Gear Patrol, bahan flanel pertama kali ditemukan di Wales pada abad ke-17. Populasi domba yang sangat banyak di sana membuat penduduk Wales memanfaatkan bulu domba untuk dijadikan pakaian. Bahan ini dapat memberi perlindungan yang baik saat musim dingin di Wales yang dikenal basah dan berangin.

Karena harganya yang terjangkau, daya tahan yang kuat, serta menghangatkan, kain ini dengan cepat menjadi populer di seluruh Eropa. Pabrik wol kemudian bermunculan di seluruh Inggris dan Prancis. Hingga abad ke-19, berkat proses yang lebih efisien, produksi flanel kemudian berkembang dengan pesat.

Pada tahun 1889, pengusaha Amerika bernama Hamilton Carhartt membuka pabrik di Detroit, Michigan. Ia memproduksi pakaian flanel yang kuat untuk kebutuhan bala tentara selama Perang Saudara. Hingga Perang Dunia II pada 1940-an, tentara Amerika masih mengenakan kain flanel sebagai lapisan hangat jaket lapangan.

Setelah perang, sekitar tahun 1950-an, muncul setelan flanel abu-abu yang menjadi standar bagi sebagian besar pebisnis. Warnanya yang netral dan elegan membuat siapapun yang mengenakannya terkesan rapi.

Awal tahun 90-an, flanel menjadi pakaian yang sering digunakan band-band barat seperti Nirvana, Alice in Chains, dan Pearl Jam. Berbanding terbalik dengan flanel abu-abu yang terkesan rapi, di era ini muncul motif kotak-kotak yang terkesan berantakan dan bebas. Motif kotak-kotak kemudian populer dan menjadi tren fesyen sampai hari ini.*** (Mahayuna Gelsha Supriyadi)

Related Posts

Parmusi Jabar: Menyemai Ilmu, Mencerdaskan Umat melalui Diklat Da’i 2025
RAGAM

Parmusi Jabar: Menyemai Ilmu, Mencerdaskan Umat melalui Diklat Da’i 2025

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 22:25
Kisruh KADIN Jabar Memanas, Almer Diminta Angkat Kaki dari Kantor Sukabumi 42
RAGAM

Kisruh KADIN Jabar Memanas, Almer Diminta Angkat Kaki dari Kantor Sukabumi 42

Kamis, 5 Juni 2025 - 18:32
Pernyataan Sikap BKsPPI tentang Wacana Vasektomi Sebagai Syarat Bansos
PEMERINTAHAN

Pernyataan Sikap BKsPPI tentang Wacana Vasektomi Sebagai Syarat Bansos

Kamis, 8 Mei 2025 - 17:52

Recommended

Jabar Bantuan Hukum Siap Hadir Layani Perempuan, Anak , Disabilitas dan Lansia

Jabar Bantuan Hukum Siap Hadir Layani Perempuan, Anak , Disabilitas dan Lansia

2 tahun ago
Masihkah Ada Politisi Indonesia yang Jujur di Era Post-Truth?

Masihkah Ada Politisi Indonesia yang Jujur di Era Post-Truth?

2 tahun ago
Nurul Arifin Ajak Masyarakat Tanamkan Nilai-nilai 4 Pilar MPR RI dalam Keseharian

Nurul Arifin Ajak Masyarakat Tanamkan Nilai-nilai 4 Pilar MPR RI dalam Keseharian

3 tahun ago
DPW PKS Jabar Kurban 629 Ekor Sapi dan 1.800 Kambing

DPW PKS Jabar Kurban 629 Ekor Sapi dan 1.800 Kambing

3 tahun ago

Instagram

Categories

  • ADIKARYA PARLEMEN
  • DPRD Jabar
  • DPRD KOTA BANDUNG
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • JAPRI
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PERSIB
  • POLITIK
  • RAGAM
  • Uncategorized

Topics

2023 Anugerah API budaya Buky Wibawa Cara Jualan Online cerita rakyat China da Wahida Hidayati Dikti Dodi Sukmayana DPRD Jawa Barat ekonomi kreatif ema sumarna Festival Internasional HUT ke-80 RI Iis Rostiasih Indonesia inovasi ISBI ISBI Bandung IWP Kalsel Kemenristek kota bandung LLDikti mahasiswa baru mendongen M Hafidz MQ Iswara Munas 1 musik etnik pariwisata pendidikan seni penghargaan Pertunjukan Indonesia PWRI Rektor Revolusi Mental Sadar Muslihat Setwan DPRD Jawa Barat siswa paud teknologi AI UTBK Yovie Widianto
No Result
View All Result

Highlights

Nurul Arifin Tegaskan, Ibu Sekolah Pertama, Penjaga Jati Diri Bangsa

ISBI Bandung Kukuhkan 341 Lulusan, Generasi Ngajomantara Siap Jadi Agen Pemajuan Budaya Nasional

Jurusan Ilkom UIN Bandung Tanamkan Skill Fotografi sebagai Kompetensi Penting Lulusan Humas

PKM Unisba Bongkar Rahasia Keuangan Syariah, UMKM Tambakmekar Makin Mandiri

Mencemarkan Nama Baik! XTC Indonesia Siap Seret Penyebar Hoax ke Jalur Hukum

Studium Generale ISBI Bandung Angkat Budaya, Hadirkan Yovie Widianto

Trending

Harry Maksum Tancap Gas! Koperasi dan UMKM Jadi Motor Baru Ekonomi Syariah Jabar
EKONOMI

Harry Maksum Tancap Gas! Koperasi dan UMKM Jadi Motor Baru Ekonomi Syariah Jabar

Minggu, 12 April 2026 - 20:32

SWARAPUBLIK - Di tengah perubahan lanskap ekonomi global yang semakin kompleks, nama Harry Maksum muncul sebagai salah...

Isu Kebocoran Tender IPP dan Konflik Kepentingan di Balik Transisi Energi

Isu Kebocoran Tender IPP dan Konflik Kepentingan di Balik Transisi Energi

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:13
Gandeng IPHI Pancawati, Parmusi jabar Sembuhkan Warga Pasir Langu Dari Trauma Pascabencana

Gandeng IPHI Pancawati, Parmusi jabar Sembuhkan Warga Pasir Langu Dari Trauma Pascabencana

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:20
Nurul Arifin Tegaskan, Ibu Sekolah Pertama, Penjaga Jati Diri Bangsa

Nurul Arifin Tegaskan, Ibu Sekolah Pertama, Penjaga Jati Diri Bangsa

Senin, 15 Desember 2025 - 09:32
ISBI Bandung Kukuhkan 341 Lulusan,  Generasi Ngajomantara Siap Jadi Agen Pemajuan Budaya Nasional

ISBI Bandung Kukuhkan 341 Lulusan, Generasi Ngajomantara Siap Jadi Agen Pemajuan Budaya Nasional

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 21:58
SWARAPUBLIK




SWARAPUBLIK.COM, Adalah media online yang menghadirkan beragam berita menarik di bidang politik, pemerintahan, ekonomi , hukum dan isu lain yang penting diketahui oleh pembaca,





Recent News

  • Harry Maksum Tancap Gas! Koperasi dan UMKM Jadi Motor Baru Ekonomi Syariah Jabar Minggu, 12 April 2026 - 20:32
  • Isu Kebocoran Tender IPP dan Konflik Kepentingan di Balik Transisi Energi Jumat, 27 Februari 2026 - 20:13
  • Gandeng IPHI Pancawati, Parmusi jabar Sembuhkan Warga Pasir Langu Dari Trauma Pascabencana Minggu, 15 Februari 2026 - 21:20

Kategori

  • ADIKARYA PARLEMEN
  • DPRD Jabar
  • DPRD KOTA BANDUNG
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • JAPRI
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PERSIB
  • POLITIK
  • RAGAM
  • Uncategorized

Alamat Redaksi:

Jl. Aceh Nomor 45A

Kel. Babakan Ciamis, Kec. Sumur Bandung

Kota Bandung – Jawa Barat

Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • HIBURAN
  • RAGAM

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.