CLOSE ADS
CLOSE ADS
SWARAPUBLIK
  • HOME
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • HIBURAN
  • RAGAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • HIBURAN
  • RAGAM
SWARAPUBLIK
No Result
View All Result
Home RAGAM

Mengenal Pola Pikir Toxic Femininity dan Cara Menyikapinya

by Admin
Rabu, 13 Maret 2024 - 11:32
Mengenal Pola Pikir Toxic Femininity dan Cara Menyikapinya

SWARAPUBLIK – Perempuan sering kali mendapat tuntutan sosial untuk mampu melakukan segala sesuatu. Mulai dari memasak, bersih-bersih, merawat anak, mengatur keuangan, merawat diri, dan ekspektasi-ekspektasi lainnya. Stigma yang entah sejak kapan menjamur di masyarakat ini membuat perempuan merasa tertekan karena harus serba bisa. Fenomena ini lebih dikenal sebagai toxic femininity.

Melansir laman Very Well Mind, toxic femininity adalah istilah yang mengacu pada stereotip feminin pada wanita. Selain ekspektasi untuk bisa melakukan banyak hal, perempuan juga sering kali dituntut untuk bersikap lembut dan anggun. Lebih parahnya lagi, perempuan bahkan kerap kali dilarang untuk mempunyai cita-cita tinggi karena pada akhirnya mereka akan menjadi ibu rumah tangga.

Ekspektasi untuk Para Perempuan

Melansir Healthline, terdapat sejumlah asumsi atau ekspektasi untuk para perempuan, diantaranya:

  • Meremehkan kemampuan diri perempuan. Berpura-pura tidak tahu cara melakukan sesuatu terlebih yang mengandalkan kekuatan fisik, karena persepsi bahwa wanita itu lemah lembut.
  • Dituntut memiliki pasangan pria, karena perempuan dianggap tidak dapat melakukan banyak hal sendirian. Padahal tidak semua perempuan menginginkan suatu hubungan.
  • Rasa malu karena tidak memiliki anak. Padahal terdapat kelompok perempuan yang memilih untuk tidak memiliki anak atau mengalami masalah kesuburan.
  • Mengorbankan kesehatan diri demi memenuhi harapan masyarakat terhadap wanita. Misalnya mencoba diet yang berisiko atau upaya ekstrem untuk memenuhi standar kecantikan.
  • Menghindari konfrontasi dengan laki-laki. Norma gender tradisional mengatakan perempuan harus tunduk pada laki-laki meski tidak setuju dengan pendapat mereka.
  • Menilai wanita lain atau mendapat penilaian dari wanita lain karena kurang feminin. Perempuan yang tidak cukup feminin sering kali tidak dihargai karena tidak memenuhi ekspektasi masyarakat.

Bagaimana Cara Menyikapinya

Setelah memahami apa itu feminitas dan ekspektasi-ekspektasinya, Anda mungkin mulai menyadarinya dalam kehidupan sehari-hari. Para ahli melalui laman Healthline menyarankan beberapa saran untuk menyikapi toxic femininity ini.

Jika Terjadi dalam Diri Anda

  • Pertimbangkan dari mana tuntutan itu berasal. Apakah dari orang tua, mertua, teman, kolega, atau media? Mengidentifikasi sumber stigma ini dapat membantu Anda melepaskan diri dari ekspektasi.
  • Pertanyakan motivasi Anda. Tanyakan pada diri, apakah benar sifat feminin itu mewakili diri Anda sebelum memutuskan untuk bersikap feminin.
  • Latih validasi diri. Misalnya dengan memberi afirmasi positif seperti “tidak memiliki pasangan dan hidup mandiri adalah hal wajar”, “memiliki cita-cita tinggi itu luar biasa”, atau “perasaan saya penting”.
  • Perhatikan media yang dikonsumsi. Jika Anda menyadari bahwa apa yang ditonton memperlihatkan toxic femininity, sebaiknya hindari media tersebut dan beralih ke media yang lebih mewakili ekspresi wanita.

Jika Terjadi pada Orang Lain

  • Dekati ia dengan rasa kasih sayang. Misalnya jika teman Anda tidak ingin memiliki pasangan, Anda bisa bertanya, “Menurutmu mengapa stigma perempuan agar memiliki pasangan itu mengganggumu?”
  • Tanyakan apakah memenuhi ekspektasi masyarakat itu penting baginya, apakah membawa kebahagiaan untuknya dan memenuhi kebutuhannya.
  • Tunjukkan pada mereka hidup yang bebas penilaian. Dukung ekspresi dirinya tanpa diwarnai oleh ekspektasi masyarakat. Ingatkan ia tentang hal yang ia sukai dan hargai dirinya.*** (Mahayuna Gelsha Supriyadi)

Related Posts

Parmusi Jabar: Menyemai Ilmu, Mencerdaskan Umat melalui Diklat Da’i 2025
RAGAM

Parmusi Jabar: Menyemai Ilmu, Mencerdaskan Umat melalui Diklat Da’i 2025

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 22:25
Kisruh KADIN Jabar Memanas, Almer Diminta Angkat Kaki dari Kantor Sukabumi 42
RAGAM

Kisruh KADIN Jabar Memanas, Almer Diminta Angkat Kaki dari Kantor Sukabumi 42

Kamis, 5 Juni 2025 - 18:32
Pernyataan Sikap BKsPPI tentang Wacana Vasektomi Sebagai Syarat Bansos
PEMERINTAHAN

Pernyataan Sikap BKsPPI tentang Wacana Vasektomi Sebagai Syarat Bansos

Kamis, 8 Mei 2025 - 17:52

Recommended

HUT ke-78 RI, Mari Mengenal Bapak Paskibraka Husein Mutahar

HUT ke-78 RI, Mari Mengenal Bapak Paskibraka Husein Mutahar

3 tahun ago
Mahfud MD Resmi Mundur Jadi Menkopolhukam, Begini Ungkapannya!

Mahfud MD Resmi Mundur Jadi Menkopolhukam, Begini Ungkapannya!

2 tahun ago
Belajar Dari Pengalaman, Daop 2 Siapkan Skenario Jika KA Feeder Bermasalah

Kasus Covid-19 Meningkat, KAI Tegaskan Patuhi Ketentuan Pemerintah

2 tahun ago
ISBI Bandung Gelar Festival Budaya Asean Selama 3 Hari, Catat Tanggalnya 23 – 25 November 2024

ISBI Bandung Gelar Festival Budaya Asean Selama 3 Hari, Catat Tanggalnya 23 – 25 November 2024

1 tahun ago

Instagram

Categories

  • ADIKARYA PARLEMEN
  • DPRD Jabar
  • DPRD KOTA BANDUNG
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • JAPRI
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PERSIB
  • POLITIK
  • RAGAM
  • Uncategorized

Topics

2023 Anugerah API budaya Buky Wibawa Cara Jualan Online cerita rakyat China da Wahida Hidayati Dikti Dodi Sukmayana DPRD Jawa Barat ekonomi kreatif ema sumarna Festival Internasional HUT ke-80 RI Iis Rostiasih Indonesia inovasi ISBI ISBI Bandung IWP Kalsel Kemenristek kota bandung LLDikti mahasiswa baru mendongen M Hafidz MQ Iswara Munas 1 musik etnik pariwisata pendidikan seni penghargaan Pertunjukan Indonesia PWRI Rektor Revolusi Mental Sadar Muslihat Setwan DPRD Jawa Barat siswa paud teknologi AI UTBK Yovie Widianto
No Result
View All Result

Highlights

Nurul Arifin Tegaskan, Ibu Sekolah Pertama, Penjaga Jati Diri Bangsa

ISBI Bandung Kukuhkan 341 Lulusan, Generasi Ngajomantara Siap Jadi Agen Pemajuan Budaya Nasional

Jurusan Ilkom UIN Bandung Tanamkan Skill Fotografi sebagai Kompetensi Penting Lulusan Humas

PKM Unisba Bongkar Rahasia Keuangan Syariah, UMKM Tambakmekar Makin Mandiri

Mencemarkan Nama Baik! XTC Indonesia Siap Seret Penyebar Hoax ke Jalur Hukum

Studium Generale ISBI Bandung Angkat Budaya, Hadirkan Yovie Widianto

Trending

Harry Maksum Tancap Gas! Koperasi dan UMKM Jadi Motor Baru Ekonomi Syariah Jabar
EKONOMI

Harry Maksum Tancap Gas! Koperasi dan UMKM Jadi Motor Baru Ekonomi Syariah Jabar

Minggu, 12 April 2026 - 20:32

SWARAPUBLIK - Di tengah perubahan lanskap ekonomi global yang semakin kompleks, nama Harry Maksum muncul sebagai salah...

Isu Kebocoran Tender IPP dan Konflik Kepentingan di Balik Transisi Energi

Isu Kebocoran Tender IPP dan Konflik Kepentingan di Balik Transisi Energi

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:13
Gandeng IPHI Pancawati, Parmusi jabar Sembuhkan Warga Pasir Langu Dari Trauma Pascabencana

Gandeng IPHI Pancawati, Parmusi jabar Sembuhkan Warga Pasir Langu Dari Trauma Pascabencana

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:20
Nurul Arifin Tegaskan, Ibu Sekolah Pertama, Penjaga Jati Diri Bangsa

Nurul Arifin Tegaskan, Ibu Sekolah Pertama, Penjaga Jati Diri Bangsa

Senin, 15 Desember 2025 - 09:32
ISBI Bandung Kukuhkan 341 Lulusan,  Generasi Ngajomantara Siap Jadi Agen Pemajuan Budaya Nasional

ISBI Bandung Kukuhkan 341 Lulusan, Generasi Ngajomantara Siap Jadi Agen Pemajuan Budaya Nasional

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 21:58
SWARAPUBLIK




SWARAPUBLIK.COM, Adalah media online yang menghadirkan beragam berita menarik di bidang politik, pemerintahan, ekonomi , hukum dan isu lain yang penting diketahui oleh pembaca,





Recent News

  • Harry Maksum Tancap Gas! Koperasi dan UMKM Jadi Motor Baru Ekonomi Syariah Jabar Minggu, 12 April 2026 - 20:32
  • Isu Kebocoran Tender IPP dan Konflik Kepentingan di Balik Transisi Energi Jumat, 27 Februari 2026 - 20:13
  • Gandeng IPHI Pancawati, Parmusi jabar Sembuhkan Warga Pasir Langu Dari Trauma Pascabencana Minggu, 15 Februari 2026 - 21:20

Kategori

  • ADIKARYA PARLEMEN
  • DPRD Jabar
  • DPRD KOTA BANDUNG
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • JAPRI
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PERSIB
  • POLITIK
  • RAGAM
  • Uncategorized

Alamat Redaksi:

Jl. Aceh Nomor 45A

Kel. Babakan Ciamis, Kec. Sumur Bandung

Kota Bandung – Jawa Barat

Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • HIBURAN
  • RAGAM

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.